Pamekasan | Madurakita.com – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Pamekasan, suhu politik internal partai mulai menghangat. Sejumlah nama kader disebut-sebut siap maju dalam bursa calon ketua, di antaranya Djohan Susanto, Imam Syafii Yahya, dan Moh. Syamsul Arifin.
Meski jadwal resmi Musda belum ditetapkan, dinamika internal Golkar Pamekasan mulai bergerak cepat. Isu perebutan kursi ketua menjadi perbincangan hangat di kalangan kader dan struktur partai.
Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan, Rize Ikhwan Muttaqin, membenarkan adanya dinamika tersebut. Menurut pria yang akrab disapa Wawan itu, Partai Golkar memberikan ruang yang sama kepada seluruh kader untuk maju sebagai calon ketua, selama memenuhi persyaratan dan memiliki komitmen kuat terhadap partai.
“Golkar ini partai terbuka. Banyak kader yang punya kapasitas, baik dari anggota fraksi maupun tokoh senior yang ada di struktur kepengurusan,” ujarnya. Rabu (31/12/25).
Namun demikian, Wawan menegaskan bahwa tahapan pencalonan belum dibuka secara resmi. Saat ini, DPD Golkar Pamekasan masih menunggu kepastian jadwal Musda dari DPD Partai Golkar Jawa Timur.
Lebih lanjut, Wawan menjelaskan bahwa mekanisme pencalonan ketua mengacu pada ketentuan partai, salah satunya syarat dukungan minimal 30 persen suara. Meski begitu, ia menekankan bahwa Golkar Pamekasan lebih mengedepankan musyawarah mufakat dibandingkan kontestasi terbuka yang berpotensi memicu perpecahan.
“Pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran penting. Head to head bisa berujung pada konflik internal. Di Golkar Pamekasan, kami mendidik kader agar dewasa dalam berpolitik dan mengutamakan musyawarah,” jelasnya.
Ia tidak menutup kemungkinan kontestasi tetap terjadi apabila musyawarah menemui jalan buntu. Terlebih jika seluruh bakal calon telah memenuhi syarat administrasi dan dukungan yang dipersyaratkan.
Dalam Musda XI nanti, hak suara berasal dari berbagai unsur partai, mulai dari DPD provinsi, DPD kabupaten, pimpinan kecamatan, ormas pendiri dan yang didirikan Golkar, hingga Dewan Penasihat. Total pemilih diperkirakan mencapai sekitar 18 unsur pemilik suara.
Wawan juga mengingatkan para bakal calon agar mengukur kesiapan diri, baik dari sisi magnet kepemimpinan, rekam jejak prestasi, loyalitas, dedikasi, hingga integritas hukum.
“Calon ketua harus punya daya tarik, modal kepemimpinan, prestasi, loyal terhadap partai, berdedikasi, dan tidak tercela di mata hukum,” pungkasnya.
Penulis : red
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Madura kita
















