Pamekasan | Madurakita.com – Internal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Pamekasan memanas menjelang penetapan calon ketua, Kamis (15/1/2026).
Sebelumnya, dua kader mendaftar untuk Nakhodai DPD Golkar Pamekasan pada gelaran Musda ke-XI 18 Januari lusa. Pertama, Djohan Susanto. Kedua, Imam Syafii Yahya.
Ketua DPD Golkar Pamekasan, Rize Ikhwan Muttaqin mengatakan, hal demikian sudah biasa dalam berjalannya proses demokrasi di Partai Politik (Parpol).
“Acara ramai sudah biasa di Golkar, seperti Pilkada juga kemarin, namanya partai lah, semakin ramai semakin asik,” katanya.
Kata Rize, kader yang memanas ini menghadapi proses verifikasi berkas kedua calon, namun ketika panitia bertemu lima Pimpinan Kecamatan (PK) tiba-tiba ada pihak yang menyerobot.
“Ada lima yang perlu di klarifikasi. Kami berharap Musda berjalan lancar, Proses verifikasi masih berjalan, tiba-tiba ada yang nyerobot tadi,” terangnya.
Rize menyampaikan, semua tahapan menjelang gelaran Musda ke-XI DPD Golkar Pamekasan sudah dilakukan dan berjalan dengan lancar.
“Persiapan dari bulan November 2025, saya sudah sampaikan ke DPD Jatim, Pamekasan siap mengadakan Musda. kita dalam proses ini, berupaya edukasi politik,” terangnya.
Terpisah, Wakil ketua Bidang Hukum dan HAM Golkar Pamekasan, Bambang Chairul Huda menuturkan, tujuh sekretaris PK tiba-tiba diganti.
“Ada tujuh yang diganti, ada PK yang sekretarisnya mendukung Imam dan Ketuanya mendukung Johan,” paparnya.
Bambang menambahkan, ada juga SK yang double, ada juga ketidakcocokan nama ketua PK, dan ada SK yang tidak diberikan.
“Kalau ketua ingin membesarkan Golkar harus memasrahkan pada pemilih suara. Lebih baik sama-sama diloloskan, dan dipasrahkan ke pemilih suara,” tambahnya.
Sementara itu, ketua penyelenggara Musda, Imam Syafii Yahya menyatakan, PK mendatangi untuk berdiskusi.
“Teman-teman PK hari ini datang ke DPD, untuk berdiskusi, yang mulai sebelumnya dibicarakan untuk mengupdate SK,” tuturnya.
Kata Imam, Himbauan panitia, agar sama-sama sukseskan Musda ke-XI ini dengan damai, tanpa ada perselisihan.
“Pada 15 Januari ini, kita SC mengagendakan klarifikasi pada PK double dukungan di lima kecamatan, Pasean, Batumarmar, Pamekasan, Galis, Pakong. Tidak ada pemicu, biasalah dalam Musda,” tukasnya.
Penulis : red
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Madura kita
















