Pamekasan | Madurakita.com – PT Pegadaian Syariah Area Madura berupaya meredam polemik yang muncul akibat dugaan penipuan oleh oknum agen bernama Hozizah.
Melalui langkah dialog dan komunikasi intensif, Pegadaian akhirnya mencapai kesepakatan dengan para korban sekaligus menyalurkan bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadan.
Langkah tersebut dilakukan setelah sebelumnya puluhan korban mendatangi Kantor Cabang Pegadaian Pamekasan untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut kejelasan atas kerugian yang mereka alami. Pertemuan antara pihak Pegadaian dan para korban berlangsung dalam suasana dialog terbuka hingga menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait proses penyelesaian kasus tersebut.
Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pamekasan, Anwar Hidayat, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan kepastian kepada para nasabah yang terdampak sekaligus memastikan penyelesaian masalah dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.
“Alhamdulillah hari ini sudah tercapai kesepakatan bersama sehingga para korban bisa lebih tenang. Kami akan terus melakukan komunikasi dan pendampingan agar proses penyelesaian berjalan sesuai komitmen yang telah disepakati,” ujarnya. Jumat (13/03/26).
Selain membahas penyelesaian kasus, Pegadaian juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada para korban sebagai bagian dari program berbagi berkah Ramadan.
Menurut Anwar, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
“Momentum Ramadan menjadi pengingat bagi kami untuk terus berbagi dan meningkatkan kepedulian sosial. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban,” tambahnya.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, menegaskan bahwa Pegadaian tetap menempatkan kepercayaan nasabah sebagai prioritas utama. Ia memastikan setiap persoalan yang muncul akan diselesaikan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat. Proses penyelesaian kasus ini akan terus dikawal melalui komunikasi terbuka agar berjalan dengan baik dan bertanggung jawab,” kata Ahmad.
Ia juga mengapresiasi sikap para korban yang memilih jalur dialog sehingga proses penyelesaian dapat berlangsung kondusif.
Para korban sendiri menyambut positif langkah yang dilakukan Pegadaian karena adanya kepastian serta komunikasi langsung dari pihak perusahaan. Mereka berharap penyelesaian kerugian dapat berjalan sesuai kesepakatan dan kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, Pegadaian menegaskan akan terus memperkuat pengawasan terhadap agen serta meningkatkan kualitas pelayanan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pegadaian Syariah.
Penulis : red
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Madura kita
















