Majelis Tangga Seribu Dorong Gerakan Pemuda Hijrah, Milad Ke-1 Jadi Momentum Konsolidasi Spiritualitas

- Wartawan

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Ali Syahbana saat memberikan sambutan (madurakita.com).

Andi Ali Syahbana saat memberikan sambutan (madurakita.com).

Pamekasan | Madurakita.com – Milad pertama Majelis Tangga Seribu, Senin malam (17/11/2025), tidak hanya menjadi ajang syiar sholawat, tetapi juga momentum penting bagi kebangkitan gerakan pemuda di Pamekasan.

Meski diguyur gerimis, ribuan anak muda tetap memadati arena, menandai besarnya antusiasme terhadap ruang-ruang pembinaan spiritual yang lebih terarah.

Berbalut tema Harmonisasi Islam dan Tradisi Bersholawat, acara tersebut menghadirkan perpaduan antara spiritualitas dan budaya. Para kiai, lora muda, hingga budayawan nasional D. Zawawi Imron ikut memberi warna, menjadikan majelis ini bukan sekadar tempat bersholawat, tetapi juga ruang edukasi moral dan budaya.

Penampilan Lora Nizar Ali yang disambut gegap gempita jamaah mempertegas posisi majelis ini sebagai magnet baru bagi anak muda. Lantunan sholawat yang menggema di tengah cuaca lembab menjadikan suasana hangat dan penuh kekhidmatan.

Ketua Majelis Tangga Seribu, Andi Ali Syahbana, menegaskan bahwa majelis yang kini diikuti ribuan jamaah itu berawal dari gerakan kecil pemuda—hanya 10 hingga 15 orang yang rutin berkumpul setiap malam.

“Majelis ini tumbuh dari kegelisahan para pemuda yang ingin memperbaiki diri. Kami hanya ingin menjadi tempat untuk hijrah, mencari jati diri, dan belajar berjalan lebih dekat kepada Rasulullah SAW,” ujarnya.

Lebih jauh, Andi memaparkan bahwa filosofi Tangga Seribu merupakan simbol perjalanan panjang dan proses yang harus dijalani setiap anak muda dalam menghadapi persimpangan hidup.

“Setiap anak tangga menggambarkan kesabaran dan ketekunan. Kita naik perlahan, belajar tenang, hingga mencapai tujuan spiritual yang lebih matang,” jelasnya.

Transformasi majelis yang berkembang pesat dalam setahun terakhir menjadi bukti bahwa kebutuhan ruang spiritual bagi pemuda semakin besar. Milad pertama ini bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi tanda bahwa gerakan pemuda hijrah di Pamekasan sedang tumbuh kuat dan terorganisir.

Penulis : red

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Madura kita

Berita Terkait

Harjad ke-495, Pamekasan Rayakan Ulang Tahun dengan Bahasa Madura dan Busana Adat
Yatim Fun Pasar Rakyat 2025: 300 Anak Yatim Nikmati Wahana Gratis di Pamekasan
200 Anak Yatim Nikmati Wahana Gratis di Pasar Rakyat Pamekasan
Tinggal di Gubuk Bocor 2 Tahun, Kakek Zainuddin Kini Punya Rumah Berkat BIP Pamekasan
Doa dari Pamekasan untuk Indonesia: Majelis Sholawat Tangga Seribu Serukan Persatuan
Hikmah di Balik Kesabaran dalam Islam
Bersama Ribuan Jamaah Majelis Sabilu Taubah, Gus Iqdam Doakan Khofifah Jadi Gubernur Lagi

Berita Terkait

Selasa, 18 November 2025 - 12:39 WIB

Majelis Tangga Seribu Dorong Gerakan Pemuda Hijrah, Milad Ke-1 Jadi Momentum Konsolidasi Spiritualitas

Rabu, 5 November 2025 - 09:33 WIB

Harjad ke-495, Pamekasan Rayakan Ulang Tahun dengan Bahasa Madura dan Busana Adat

Rabu, 1 Oktober 2025 - 15:00 WIB

Yatim Fun Pasar Rakyat 2025: 300 Anak Yatim Nikmati Wahana Gratis di Pamekasan

Jumat, 19 September 2025 - 11:13 WIB

200 Anak Yatim Nikmati Wahana Gratis di Pasar Rakyat Pamekasan

Minggu, 14 September 2025 - 11:29 WIB

Tinggal di Gubuk Bocor 2 Tahun, Kakek Zainuddin Kini Punya Rumah Berkat BIP Pamekasan

Berita Terbaru