Pamekasan | Madurakita.com – Insiden berdarah kembali terjadi di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa malam (14/4/2026).
Seorang pria, Mohammad Ghazali, menjadi korban dugaan penganiayaan saat berada di area pemakaman umum Dusun Bunut sekitar pukul 19.30 WIB.
Menurut informasi yang dihimpun dari laporan kepolisian, pelaku yang diduga bernama Mustofa (55) menyerang korban dengan senjata tajam jenis pisau. Serangan tersebut disebut-sebut mengarah langsung ke bagian vital tubuh korban.
Namun, dalam situasi genting itu, Ghazali secara spontan melakukan perlawanan dengan menangkis serangan menggunakan tangan kirinya. Aksi refleks tersebut berhasil menyelamatkan nyawanya, meski harus dibayar dengan luka serius.
Akibatnya, tangan kiri korban mengalami luka sobek cukup parah, mulai dari bawah ibu jari hingga ke arah kelingking.
“Saya kaget, tidak ada firasat apa-apa. Tiba-tiba dia menyerang dengan pisau ke arah perut. Saya langsung menahan pakai tangan kiri, akhirnya tangan saya yang terluka,” ungkap Ghazali saat dimintai keterangan.
Pasca kejadian, korban segera melapor ke Polres Pamekasan untuk mendapatkan penanganan hukum. Laporan tersebut telah diterima dan kini masih dalam proses penyelidikan.
Korban berharap aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Saya ingin pelaku diproses sesuai hukum, supaya ada efek jera dan tidak ada korban lain,” tegasnya.
Sementara itu, hingga kini pihak kepolisian belum mengungkap motif di balik aksi kekerasan tersebut dan masih melakukan pendalaman lebih lanjut.
Penulis : red
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Madura kita
















