Dapur SPPG Kertagena Tegaskan Skema Sesuai Aturan, Bantah Isu Makanan Bermasalah

- Wartawan

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapur SPPG Kertagena Pamekasan (madurakita.com)

Dapur SPPG Kertagena Pamekasan (madurakita.com)

Pamekasan | Madurakita.com – Pengelola dapur SPPG Kertagena Tengah menyampaikan hak jawab sekaligus klarifikasi atas berbagai isu yang beredar terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam pernyataannya, Kepala SPPG Kertagena Tengah, Fajri Amin menuturkan, pihak dapur menegaskan bahwa seluruh proses distribusi dan penyajian makanan telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait skema rapel pendistribusian, pihak dapur menjelaskan bahwa mekanisme tersebut bukan pelanggaran. Skema yang diterapkan merupakan bentuk penyesuaian teknis yang masih berada dalam koridor aturan, sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pendistribusian dan Penyajian Makanan dalam Program MBG. Aturan tersebut memungkinkan distribusi dilakukan beberapa kali dalam sepekan dengan pengemasan menu untuk hari lainnya.

“Skema yang kami jalankan telah mengacu pada regulasi. Dalam pelaksanaannya memang terdapat fleksibilitas teknis di lapangan,” jelasnya, Sabtu (25/04/26).

Selain itu, dapur SPPG juga memberikan penjelasan terkait adanya laporan lauk pauk yang disebut masih mentah. Pihak dapur mengakui menerima laporan tersebut, namun disampaikan pada pukul 19.04 WIB atau di luar jam pelayanan dan jauh setelah proses distribusi selesai.

“Jika laporan disampaikan dalam waktu yang wajar atau dekat dengan jam distribusi, tentu dapat segera kami tindak lanjuti dengan penggantian menu,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihak dapur membantah adanya pengembalian makanan secara utuh dari pihak sekolah. Mereka menegaskan bahwa tidak pernah ada laporan resmi terkait makanan basi atau tidak layak konsumsi. Pengembalian yang terjadi hanya berupa sisa makanan yang tidak habis dikonsumsi, bukan karena kualitas makanan bermasalah.

“Kami tidak menemukan adanya laporan pengembalian makanan karena tidak layak. Informasi tersebut tidak benar dan merugikan,” ungkapnya.

Melalui hak jawab ini, dapur SPPG Kertagena Tengah menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas layanan serta memastikan seluruh proses distribusi makanan berjalan sesuai standar. Mereka juga membuka ruang evaluasi sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan ke depan.

Penulis : red

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Madura kita

Berita Terkait

Viral Menu MBG di SMKN 3 Pamekasan, SPPG Jungcangcang 2 Buka Suara Soal Penggunaan Malkis
Jejak Perjalanan Famash Beauty, Pengusaha Muda Pamekasan dari Nol Hingga Mendunia
Ribuan Buruh dan Petani Tembakau Pamekasan Suarakan Perlindungan Lapangan Kerja
BM Billiards & Cafe Diluncurkan: Wahana Baru Cetak Atlet Madura dan Serap Tenaga Kerja Lokal
17 Siswa di Blumbungan Pamekasan Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan MBG
Perkuat Rasa Nasionalisme, Gudang Bawang Mas Buka Pembelian Tembakau dengan Upacara Kemerdekaan dan Konvoi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 07:21 WIB

Dapur SPPG Kertagena Tegaskan Skema Sesuai Aturan, Bantah Isu Makanan Bermasalah

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:12 WIB

Viral Menu MBG di SMKN 3 Pamekasan, SPPG Jungcangcang 2 Buka Suara Soal Penggunaan Malkis

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:31 WIB

Jejak Perjalanan Famash Beauty, Pengusaha Muda Pamekasan dari Nol Hingga Mendunia

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:30 WIB

Ribuan Buruh dan Petani Tembakau Pamekasan Suarakan Perlindungan Lapangan Kerja

Minggu, 30 November 2025 - 04:57 WIB

BM Billiards & Cafe Diluncurkan: Wahana Baru Cetak Atlet Madura dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sekolah di Pademawu Pamekasan Terima Susu MBG Diduga Berulat

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:21 WIB