Pagi Mencekam di Pantai Branta Pesisir Pamekasan, Warga Temukan Mayat Misterius Tanpa Identitas

- Wartawan

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi mayat saat dilakukan evakuasi oleh Tim SAR (Madurakita.com)

Kondisi mayat saat dilakukan evakuasi oleh Tim SAR (Madurakita.com)

Pamekasan | Madurakita.com – Suasana pagi di pesisir Branta, Kecamatan Tlanakan, mendadak mencekam. Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang terdampar di tepi pantai Dusun Lunas, Jumat (10/10/2025).

Camat Tlanakan, Nurhidayati Rasuli, membenarkan laporan tersebut. Ia menyebut, mayat ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB di kawasan selatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Branta Pesisir.

“Benar, ditemukan mayat tanpa identitas di pantai Dusun Lunas. Kondisinya sudah tidak bernyawa dan hingga kini belum diketahui asal-usulnya,” ujar Nurhidayati saat dikonfirmasi.

Penemuan bermula ketika Abdus Salam (52), seorang nelayan asal Desa Branta Tinggi, hendak membersihkan kapal jaringnya. Dari kejauhan, ia melihat benda mencurigakan di bibir pantai. Setelah didekati, ternyata sesosok jasad manusia. Abdus kemudian memanggil Rasid (33), petugas jaga TPI, untuk melapor kepada aparat desa.

“Tidak ada warga yang mengenali korban. Kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut,” tambah Camat Nurhidayati.

Petugas dari Tim SAR, Polsek Tlanakan, dan aparat desa segera datang ke lokasi untuk mengevakuasi jasad tersebut. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk keperluan identifikasi dan visum.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai identitas korban maupun dugaan penyebab kematian. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Penulis : red

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Polres Pamekasan Perketat Pengamanan Paskah, 220 Personel Diterjunkan ke Sejumlah Gereja
Buka Puasa Jadi Ruang Evaluasi, SPPG Nurul Haromain Pamekasan Perkuat Soliditas Tim Pelayanan Gizi
Pegadaian Syariah Pamekasan Rangkul Korban Penipuan Agen Dengan Salurkan Bantuan Sembako
Pegadaian Berbagi Berkah Ramadan, 2.000 Paket Takjil dan Sahur Dibagikan di Pamekasan
Ribuan Massa Datangi Kantor Bupati Pamekasan, Minta Perlindungan Industri Tembakau Lokal dan Legalitas LSM
Mahfud MD Soroti Ruang Demokrasi dalam KUHP Baru: Aksi Demontrasi Cukup Pemberitahuan
PWI Pamekasan Nyatakan Sikap, Kawal Kebijakan Daerah dan Percepat KEK Madura
17 Siswa di Blumbungan Pamekasan Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan MBG
Penemuan bermula ketika Abdus Salam (52), seorang nelayan asal Desa Branta Tinggi, hendak membersihkan kapal jaringnya. Dari kejauhan, ia melihat benda mencurigakan di bibir pantai. Setelah didekati, ternyata sesosok jasad manusia. Abdus kemudian memanggil Rasid (33), petugas jaga TPI, untuk melapor kepada aparat desa.

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 07:15 WIB

Polres Pamekasan Perketat Pengamanan Paskah, 220 Personel Diterjunkan ke Sejumlah Gereja

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:41 WIB

Pegadaian Syariah Pamekasan Rangkul Korban Penipuan Agen Dengan Salurkan Bantuan Sembako

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:55 WIB

Pegadaian Berbagi Berkah Ramadan, 2.000 Paket Takjil dan Sahur Dibagikan di Pamekasan

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:41 WIB

Ribuan Massa Datangi Kantor Bupati Pamekasan, Minta Perlindungan Industri Tembakau Lokal dan Legalitas LSM

Senin, 5 Januari 2026 - 13:02 WIB

Mahfud MD Soroti Ruang Demokrasi dalam KUHP Baru: Aksi Demontrasi Cukup Pemberitahuan

Berita Terbaru

Satgas MBG Pamekasan saat menemui masa aksi (madurakita.com)

Kesehatan

Aksi Demonstrasi Soroti MBG, Satgas Pamekasan Janji Benahi SPPG

Selasa, 17 Mar 2026 - 08:50 WIB